Pengayaan
Petunjuk Praktis Memupuk Tanaman Buah : Aplikasi Pupuk di Lahan & Pot
Pupuk diberikan kepada tanaman bertujuan menambah zat unsur hara yang dibutuhkan. Pemberian pupuk dipengaruhi oleh jenis tanah, kemiringan lahan, jenis tanaman, dan umur tanaman. Berdasarkan asal pembuatannya pupuk terbagi dua yakni pupuk organik dan non organik. Pupuk organic mengandung unsur makro dan mikro, jenis pupuk ini pupuk kandang, kompos, humus, pupuk hijau, pupuk burung atau guano. Pupuk anorganik adalah pupuk yang berasal dari bahan kimia. Kelemahan pupuk anorganik tidak semua mengandung unsur yang lengkap (mikro dan makro). Pupuk anorganik bias mengakibatkan tanah cepat mengeras, kurang mampu menyimpan air dan cepat menjadi masam, untuk memperbaikinya diperlukan pemberian pupuk organik. Berdasarkan kandungannya pupuk anorganik dapat dibedakan menjadi pupuk tunggal, pupuk majemuk dan pupuk lengkap. Pada tanaman buah semusim masa pemupukan diberikan dalam dua fase yakni fase vegetatif dan fase generatif. Berdasarkan cara aplikasinya pemupukan pada tanaman semusim dibagi menjadi aplikasi lewat akar dan lewat daun. Ditabur, dibenamkan adalah aplikasi cara pemberian pupuk. Untuk tanaman buah tahunan cara pemberian pupuk bisa dilakukan dengan empat cara yakni cara lubang tanam (pupuk dasar), cara lubang, cara melingkar dan cara tabur. Efektifitas pemupukan sangat tergantung pada saat pupuk itu diberikan. Efektifitas pemupukan dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan kondisi fase tanaman. Tanah dapat bersifat asam atau basa tergantung dari kadar ion hidrogen. Tanah asam kurang menguntungkan bagi tanaman karena dapat menyebabkan unsur fosfor dan boron tidak dapat diserap oleh tanaman. Pada keadaan itu tanaman dapat keracunan oleh unsur Fe, Cu dan Al serta menyebabkan tanaman tumbuh kerdil. Untuk menetralkan asam dilakukan pengapuran, selain itu bisa menambah unsur Ca dan Mg, Pdan Mo. Menanam tanaman buah semusim di dalam pot dapat dilakukan dengan cara hidroponik atau media campuran tanah dan kedua cara tersebut membutuhkan pemupukan yang optimal agar mendapatkan hasil yang baik pula. Dalam bertanam hidroponik pupuk yang digunakan adalah pupuk kimia yang diberikan secara teratur dan dalam waktu dan frekuensi yang tinggi. Faktor-faktor yang mempengaruhi tanaman buah di dalam pot antara lain factor genetic, cuaca, dan jenis pupuk yang diberikan.
Tidak tersedia versi lain